KALIWUNGU – Kepedulian terhadap masa depan generasi muda kembali diwujudkan oleh Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Kaliwungu melalui Program Peduli Anak Yatim Piatu. Selama tiga hari, mulai 20–22 Juli 2026, para pengurus menyusuri satu per satu sekolah untuk menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang berdomisili di Desa Kaliwungu.
Program yang digagas oleh Departemen Dakwah ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan hubungan dengan pihak sekolah. Pengurus hadir langsung untuk berdialog bersama kepala sekolah dan guru guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan setiap penerima manfaat.
Bantuan disalurkan secara personal sesuai kondisi masing-masing siswa, mulai dari pelunasan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), biaya kegiatan ekstrakurikuler, hingga pengadaan buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Dengan pendekatan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan pendidikan mereka.
Meskipun diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan piatu yang berasal dari Desa Kaliwungu, proses penyaluran menjangkau 14 sekolah, baik di dalam maupun di luar desa. Selama pelaksanaan program, pengurus mendatangi 4 sekolah pada 20 Juli, 7 sekolah pada 21 Juli, dan 3 sekolah pada 22 Juli, mencakup jenjang RA, MI, SD, SMP, MTs, hingga SMK. Kehadiran para pengurus pun mendapat sambutan hangat serta apresiasi dari kepala sekolah maupun dewan guru.
Wakil Ketua III IPPNU Kaliwungu yang membawahi Departemen Dakwah, Rekanita Andini, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
"Semoga Program Peduli Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh PR IPNU IPPNU Kaliwungu dapat terus berjalan secara istiqamah dan semakin berkembang setiap tahunnya. Semoga semakin banyak anak yatim dan piatu yang merasakan manfaat, semakin banyak pihak yang turut mendukung, serta semakin luas jangkauan bantuannya. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan kepada seluruh panitia, pengurus, donatur, serta semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga setiap langkah, tenaga, waktu, dan rezeki yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT serta membawa manfaat bagi generasi penerus bangsa," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PR IPNU Kaliwungu, Rekan Haidar, menegaskan bahwa organisasi pelajar memiliki tanggung jawab moral untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yang membutuhkan.
"Melalui program bantuan biaya pendidikan ini, kami berharap adik-adik yatim di Desa Kaliwungu senantiasa merasa didampingi dan dikuatkan dalam menuntut ilmu. Semoga bantuan ini mampu meringankan beban mereka sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan menggapai cita-cita. Kami juga berharap ikhtiar ini menjadi ladang pahala jariyah, membawa keberkahan bagi organisasi, serta mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Kaliwungu," ungkapnya.
Melalui Program Peduli Anak Yatim Piatu, PR IPNU IPPNU Kaliwungu kembali menunjukkan bahwa organisasi pelajar tidak hanya menjadi wadah pengembangan kader, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menebarkan manfaat. Senyum para penerima manfaat dan apresiasi dari pihak sekolah menjadi bukti bahwa kepedulian, gotong royong, dan khidmah terhadap pendidikan merupakan investasi terbaik untuk menjaga harapan serta masa depan generasi muda.
penulis: jarkom pr Kaliwungu
editor : mayanti
