Setrokalangan – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi momentum istimewa bagi IPNU-IPPNU dengan dilaksanakannya launching Buku Diwan Organisasi berbasis QR Code pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus, anggota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil bersama. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars IPNU-IPPNU dan Yalal Wathon.
Memasuki sesi sambutan, Ketua Organisasi, Rekanita Puput, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mendorong keberlangsungan program organisasi.
“Berlangsungnya acara pada malam ini, semoga kita menjadi umat yang selalu melantunkan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Selain itu, saya harapkan dari Buku Diwan Organisasi bisa berjalan dengan lancar sampai akhir periode,” ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Ketua Organisasi, Rekanita Tsalitsa, menjelaskan fungsi strategis Buku Diwan Organisasi dalam mendukung administrasi dan kaderisasi. Buku tersebut tidak hanya menjadi media pencatatan keanggotaan dan kehadiran, tetapi juga dikombinasikan dengan sistem absensi berbasis QR Code untuk menghasilkan data yang lebih akurat.
“Dengan penuh harapan, launching Diwan Organisasi ini adalah jalan untuk mengetahui berapa persen anggota yang masih aktif dan tidak aktif. Melalui integrasi buku fisik dan absensi QR ini, data kehadiran menjadi lebih akurat, administrasi tertata, dan kader bisa dirawat dengan baik,” jelas Rekanita Tsalitsa.
Usai penyampaian sambutan, prosesi launching Buku Diwan Organisasi berbasis QR Code dilakukan secara simbolis di hadapan seluruh peserta yang hadir. Peluncuran ini menjadi salah satu langkah organisasi dalam mendorong tertib administrasi sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan data keanggotaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Gema sholawat dibawakan dengan merdu oleh Tim Rebana Maghnatul Qolbi dari Sidorekso, sehingga menciptakan suasana religius dan penuh keberkahan bagi seluruh peserta.
Puncak kegiatan diisi dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Zaenal Arifin, S.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan aktivitas organisasi. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan kebersamaan antaranggota.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilanjutkan dengan prosesi Mahalul Qiyam secara bersama-sama. Momentum tersebut menjadi penutup yang syahdu sekaligus menegaskan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam perjalanan organisasi IPNU-IPPNU.
Penulis: Anggi
Editor: Lisda

